Lurah Dumai Kota Respon Keluhan Warga Soal Gangguan Udara Kotor dari Aktivitas di Dermaga Pelindo
.jpg)
Kota Dumai (Riau), LPC
Lurah Kelurahan Dumai Kota, Kota Dumai, Indrawan SE. M.Ap, merespon keluhan warga yang sempat mengalami gangguan dan ketidaknyamanan akibat udara kotor dari pelabuhan terbawa arus angin ke kawasan pemukiman penduduk khususnya yang bersebelahan operasional Pelindo Dumai.
Atas peristiwa yang membuat gangguan dan ketidaknyamanan warganya, Lurah Indrawan menyayangkan kejadian itu yang terus terulang pencemaran udara dari aktivitas di pelabuhan Pelindo.
"Bongkar muat barang di dermaga Pelindo termasuk barang curah kering memang bagian dari kegiatan di pelabuhan Pelindo, namun setidaknya Pelindo harus melakukan evaluasi dan solusi soal penanganan bongkar muat barang khususnya curah kering agar pencemaran udara tidak terjadi yang berdampak merugikan warga sekitar pelabuhan", ujar Indrawan usai ditemui di ruangan kerjanya Kantor Lurah Dumai Kota, Kota Dumai (Rabu, 25/2/2026).
Karana itu, Lurah Dumai Kota ini meminta pihak Pelindo Dumai kedepan lebih serius menangani kegiatan bongkar muat barang curah kering untuk menghindari tidak terjadi polusi udara.
"Tidak ada alasan arus angin tiba-tiba kuat saat bongkar muat barang curah kering itu, namanya di pelabuhan arus angin selalu kuat. Kalau memang Pelindo serius menghindari debu pupuk atau bungkil kelapa sawit tidak berterbangan saat bongkar muat iyah harus serius mengatasinya", imbuh Lurah itu lagi.
Menurut Indrawan, gangguan dan ketidaknyamanan yang sempat dialami sejumlah warganya, ia menyebut akan melakukan koordinasi dengan pihak Pelindo yang berhubungan dengan kegiatan agar tidak terus terulang hal sama membuat warganya terganggu.
Sementara itu, agar memulihkan gangguan dan ketidak nyamanan warganya, Lurah Dumai Kota ini berharap pihak Pelindo untuk turun menemui warga terdampak memberikan penjelasan sebagai bentuk atensi dari pihak Pelindo atas gangguan yang dirasakan warga.
"Harapan saya sebagai lurah Dumai Kota, agar pihak Pelindo turun ke lapangan menemui warga saya yang terdampak untuk memberikan penjelasan soal kejadian pencemaran udara tersebut. Menurut saya hal tersebut adalah sebagai bagian dari bentuk atensi atau solusi perhatian dari Pelindo", terang Indrawan.
Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, sejumlah warga menyampaikan kekesalan dan keluhan yang dirasakan warga soal udara kotor mencemari rumah dan lingkungan pemukiman warga.
Menurut warga, setiap hari sekitar satu mingguan harus mengepel lantai dan meja atau wadah lainnya di lingkungan rumah mereka akibat debu hitam menempel terbawa angin.
Warga tersebut seakan memastikan kalau anggota keluarga mereka sudah menghirup udara kotor dimaksud melihat kondisi rumah dan lingkungan rumah mereka sudah semua berdebu, karenanya mereka mengaku mengkuatirkan soal apa dampak debu dimaksud terhadap kesehatan mereka.
Sebagaimana diketahui, hasil pantauan media ini di dermaga C Pelindo Dumai, ada dua kapal tanker sedang melakukan aktivitas bongkar muat barang curah kering.
Satu kapal tanker sedang proses bongkar pupuk impor berbentuk debu dimuat ke truk untuk dilansir ke pergudangan di Bagan Besar Dumai. Sedangkan satu kapal tanker sedang melakukan aktivitas bongkar muat barang curah kering bungkil kelapa sawit.***
Sumber : A Tambunan/ SUARAPERSADA.com
Diduga Mobil Hilen DLH Rohul Hilang Tanpa Jejak, LSM Korek Siap Tempuh Jalur Hukum
Rohul (Riau), LPCSebuah aset milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten.
Nasabah Kecewa, Dana Tabungan Tidak Bisa Diambil, Dirut BUMDes Artha Mitra Kesuma Justru Bungkam Saat Dikonfirmasi
Rokan Hulu (Riau), LPCDugaan penyalahgunaan pengelolaan dana Badan Usaha .
Pengamanan Humanis Warnai Aksi Penyampaian Aspirasi Mahasiswa di Gedung DPRD Sumut
Medan (Sumut), LPCSatuan Brimob Polda Sumatera Utara turut memperkuat pen.
Razia Gabungan Polda Sumut di Tempat Hiburan Malam Medan, Pengunjung Dites Urine Secara Acak
Medan (Sumut), LPCPersonel gabungan Polda Sumut menggelar razia di salah .
Dua Warga Hilang Akibat Tanah Longsor Berhasil Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia
Tapsel (Sumut), LPCPencarian dua warga yang hilang akibat tanah longsor d.








